Wisata Kuliner : Nasi Uduk Ayam Goreng Kampung Melayu

dsc04135

Hari itu menjelang magrib ketika gw ikut membonceng sepeda motor teman gw untuk ikut sampai daerah sudirman. Tapi malang tidak dapat ditolak, di atas jembatan layang kampung melayu, hujan turun dengan derasnya. “Wah, harus neduh nih”, dan akhirnya setelah turunan fly over kampung melayu, gw langsung menepi untuk berteduh.

Disitulah gw melihat ada tukang ayam goreng kaki lima. Tertulis disitu mereka menyediakan Ayam goreng, Nasi Uduk, Ati ampela  dan menerima pesanan. Tapi karena nggak ada namanya, maka gw sepakat untuk menyebutnya Nasi Uduk Ayam Goreng Kampung Melayu.

2 jenis sambal yang berbeda

Nggak pake lama, gw langsung masuk ke dalam untuk memesan seporsi Nasi uduk + ayam goreng lengkap dengan lalapan, jerusk limo dan tahu tempenya. Tidak berapa lama, hidangan pun telah siap diatas meja. Ada Ayam gorengnya, ada lalapan, nasi uduk plus emping dan bawang goreng, teh tawar dan kobokan. Sambalnya terdiri dari dua tipe, sambal nasi uduk dan sambal ayam gorengnya.

dsc04133

Ayam dihidangkan dengan cara dipisah dari sambal dan lalapannya, disatukan dengan tempe dan tahu. Sementara nasi uduk dihidangkan dengan taburan bawang goreng dan emping. Jarang jarang nih di tempat pecel ayam kaki lima diberikan anting secara cuma cuma. Dan kemudian, sambal nasi uduknya, lumayan gurih juga, walaupun menurut gw sambal ayam gorengnya kurang pedas dan terlalu ber-air, mungkin karena terlalu banyak minyaknya.

Suapan pertama gw lakukan dengan mengkombinasikan nasi uduk + tempe goreng dan timun lalap,.. hmm,.. enak banget. mungkin karena masih panas ya ?.. tapi emang beda, tempenya gurih dan nggak bau tengik. Kemudian, tahunya juga enak, walaupun kulitnya agak lebih keras sedikit daripada tahu pada umumnya.

Kualitas sambal nasi uduknya lumayan, sementara sambal ayam gorengnya kurang pedas. Namun jika mencampurnya dengan sedikit kecap dan jeruk limo, rasanya bener bener seperti bumbu pecel yang enak. Kualitas ayamnya sendiri cukup empuk dan gurih walaupun dari ukurannya terbilang kecil.

Yang agak mengurangi kenyamanan makan disini mungkin hanyalah tempatnya yang ada di pinggir jalan, dan sedikit perlakuan salah seorang pelayannya yang bersikap kurang ramah terhadap tamunya, mungkin karena waktu itu kami cuma membawa sepeda motor. Padahal hal ini adalah salah satu syarat dasar bagi suatu usaha agar bisa berkembang. Jika hak ini bisa ditingkatkan, bukan tidak mungkin suatu saat nanti kedai makan ini menjadi market leader ayam goreng, mengingat menunya yang cukup lengkap dan unik.

Nah jika anda ada di daerah kampung melayu dan sekitarnya, silahkan mampir untuk mencicipi sendiri makanan ini. Saat itu, seporsinya berkisar Rp. 11.000,. (sebelsa ribu rupiah). Aatblog merekomendasikan Nasi uduk Ayam Goreng Kampung Melayu ini sebagai “Recommended” food.

Selamat Menikmati !

One Response to Wisata Kuliner : Nasi Uduk Ayam Goreng Kampung Melayu

  1. Binaku says:

    Ini mah nasi ayam goreng pinggiran jalan, …
    yang deket gudang peluru kan ?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: