Melihat Gerhana Matahari Cincin

Gerhana Matahari CincinLibur 3 hari mulai tanggal 24 sampai dengan 26 januari 2009 memang asik, bukan hanya karena bulan Februari nanti sama sekali nggak ada tanggal merah (libur nasional), tapi juga karena tepat tanggal 26 Januari 2009 kita bisa melihat suatu fenomena alam yang langka terjadi yaitu Gerhana matahari cincin. Fenomena ini bisa jelas dilihat di seluruh sumatera dan jawa (termasuk pamulang :p) sekitar pukul 16:00 s/d 17:00, namun yang paling jelas jika kita melihatnya dari daerah palembang (mumpung liburan ada yang sengaja kesana ndak ?).

Gerhana matahari sendiri terjadi ketika posisi Bulan terletak di antara Bumi dan Matahari sedemikian rupa sehingga menutup sebagian atau seluruh cahaya Matahari. Walaupun ukuran Bulan lebih kecil, namun bayangan Bulan mampu melindungi cahaya matahari sepenuhnya karena Bulan yang ‘hanya’ berjarak rata-rata jarak 384.400 kilometer dari Bumi lebih dekat dibandingkan Matahari yang mempunyai jarak rata-rata 149.680.000 kilometer.

Nah kalau gerhana matahari cincin terjadi apabila piringan Bulan (saat puncak gerhana) hanya menutup sebagian dari piringan Matahari. Gerhana jenis ini terjadi bila ukuran piringan Bulan lebih kecil dari piringan Matahari. Sehingga ketika piringan Bulan berada di depan piringan Matahari, tidak seluruh piringan Matahari akan tertutup oleh piringan Bulan. Bagian piringan Matahari yang tidak tertutup oleh piringan Bulan, berada di sekeliling piringan Bulan dan terlihat seperti cincin yang bercahaya. Ini yang membuat fenomena gerhana matahari ini paling indah untuk di lihat. Di pamulang (rumah gw), gerhana ini bisa dilihat sekitar pukul 16:25.

Sayangnya dari yang gw tau gerhana matahari tidak dapat berlangsung melebihi 7 menit 40 detik. Dan ketika gerhana matahari sedang berlangsung, orang dilarang melihat ke arah Matahari dengan mata telanjang karena hal ini dapat merusakkan mata secara permanen dan mengakibatkan kebutaan walaupun hanya dalam beberapa detik saja. Hal ini terjadi karena radiasi tinggi yang tak terlihat yang dipancarkan dari fotosfer. Untuk mengamati gerhana matahari membutuhkan pelindung mata khusus atau dengan menggunakan metode melihat secara tidak langsung. Dan tahukah kamu ternyata kaca mata sunglasses tidak aman untuk digunakan karena tidak menyaring radiasi sinar inframerah matahari yang dapat merusak retina mata.

Kalau gw pribadi sih (bandel) kemarin melihat gerhana matahari dengan kacamata khusus plus dari dalam kaca rumah yang ada anti-glarenya. Dobel proetction dah. Soalnya ribet kalau liat lewat air, nggak jelas. Kalau kalian gimana ?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: