Bakso 88 – Yang Terbaik dari Dua Dunia

“Jangan pernah ngaku makan bakso paling enak disuatu tempat kalau belum datang ke Bakso 88”. Sampai sekarang saya masih ingat jargon yang sering diucapkan oleh teman SMU-ku waktu itu. Sekarang setelah 12 tahun berlalu (weeee,… dah lama juga yaaa), wejangan itu masih teringat dikepalaku. Itulah sebabnya ketika akhir liburan sekolah kemarin, aatblog secara khusus menyambangi warung bakso ini yang tempatnya ada di Hook pertigaan didaerah Slipi ini (lupa nama jalannyaaaaa,…). Pokoknya, jika kalian mengetahui Route Mikrolet M45 jurusan Grogol – Srengseng (padahal kenyataannya cuma dari Slipi jaya – H. Domang), pasti kalian akan melewati warung bakso ini.

Warung bakso ini sudah buka sejak pukul 10:00 pagi dan tutup sekitar pukul 21:00 setiap harinya. Saat itu saya datang pukul 14:30, sengaja karena ingin menghindari keramaian dari jam makan siang pada umumnya. Tapi yang terjadi saya ternyata Warung bakso 88 masih tetap penuh, untunglah saya masih mendapatkan tempat duduk.

Melirik ke arah karyawan yang dengan cepat bekerja mempersiapkan makanan, saya masih ingat bahwa dahulu para karyawannya masih menggunakan kaos yang tidak seragam. Tapi sekarang, seluruh karyawannya sudah memakai baju seragam dengan logo “Bakso 88”. Wah berarti teroganisir dengan baik nih warung bakso. ^_^v.

Melirik ke Menu, segera saja saya memesan satu porsi Mie Ayam Bakso. Hal ini dilakukan karena dengan begini, saya bisa merasakan kualitas mie-nya dan juga bakso-nya. Untuk minum, saya biasa yang standard saja, Teh botol sosro pakai es batu !. Dan cepat sekali, menu pilihan saya terhidang di meja.

Tidak ada yang berubah sejak 12 tahun yang lalu, potongan ayam tanpa tulangnya masih tetap besar besar, kualitas mie-nya lebih besar dibanding mie ayam biasa dan disajikan diatas mangkuk standard mie-won-sasa-ayam jago. Untuk baksonya, diberikan satu buah bakso urat dan satu buat bakso polos. Yang berbeda mungkin adalah fasilitas sumpit yang dulu masih menggunakan sumpit cina (Merah – hitam), diganti dengan sumpit express.

Aduk sana aduk sini, campur bumbu sana campur bumbu sini, dan terbitlah suatu mie ayam kreasi diri sendiri (Heheheh,…). Rasa dan aromanya sangat khas, sungguh berbeda walaupun dibandingkan dengan bakso sekelas Pendi sekalipun. Minusnya,.. tidak disertakan pangsit goreng seperti di Bakso pendi.

Mulai dari suapan pertama hingga terakhir, tidak ada sepatah katapun yang bisa keluar, speechless,… kombinasi mie ayam plus bakso ini terasa begitu sempurna. Dengan Rp. 10 ribu rupiah (harga per 10 Juli 2010), kita bisa mendapatkan citarasa mie ayam bakso yang (nyaris) sempurna. Mie-nya adalah mie ter-enak yang pernah kumakan, dan baksonya merupakan bakso pilihan yang sukar dicari tandingannya. Ini semua masih ditambah dengan potongan daging ayamnya yang lunak dah gurih. Sungguh luar biasa, wajarlah jika dari dulu hingga sekarang Warung Bakso 88 masih tetap bisa bertahan dan ramai dikunjungi orang.

Bagi kamu yang kenal dengan daerah slipi, agaknya belum lengkap kalau kalian belum pernah mampir kesini. Dengan hanya bermodal ceban, perut bisa kenyang dan puas. Inilah bakso 88, sebuah ramuan porsi bakso yang terbaik dari dua dunia. Oleh sebab itu, aatblog berani memberikan rekomendasi sebagai Marvelous Delicious dengan skor 9/10, yang berarti Maknyuuussss !!!!.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: