Tetap Fit Setelah Lebaran

Saat hari lebaran, berbagai menu atau hidangan khas lebaran seperti gulai, sayur bersantan, sambal goreng yang berlemak dan berminyak, masih menjadi menu favorit. Begitu pula dengan kue-kue khas lebaran dan buah-buahan manis yang merupakan makanan “pencuci mulut”.

Namun demikian selezat apapun hidangan lebaran yang ada dihadapan anda, pastikan bahwa anda bisa mengontrol diri anda dalam memilih dan menakar setiap makanan yang hendak di santap, sehingga tubuh anda akan tetap fit seusai lebaran.

Menyantap makanan lezat saat lebaran terkadang sering membuat kita lupa sehingga tanpa kita sadari ternyata kita sudah menyantap makanan dalam porsi yang sangat berlebihan. Dan terkadang kita juga menyantap makanan dengan menu yang sama ketika kita berkunjung ke rumah sanak famili dan saudara kita.

Bagi yang tidak memiliki gangguan kesehatan mungkin tidak terlalu bermasalah, namun bagi mereka yang menderita penyakit seperti diabetes melitus, hipertensi atau asam urat, haruslah waspada dan baik. Ingatlah, menjaga lebih baik daripada mengobati.

Bagi penderita suatau penyakit sebaiknya harus lebih berhati-hati dan selalu memperhaatikan asupan lemak dari setiap makanan yang akan dikonsumsi. Mengapa? Karena asupan lemak yang berlebihan akan menaikkan kadarkolesterol, triliseride, serta dapat mempersempit pembuluh darah.

Akibatnya aliran darah bisa mengalami penyumbatan. Kondisi peperti inilah yang dapat mengakibatkan penyakit jantung.

Bagi penderita diabetes, disarankan sebaiknya mengurangi makanan yang banyak mengandung gula, seperti sirup, puding, atau cake. Nasi masih boleh dikonsumsi, tapi jangan terlalu berlebihan. Demikian juga masakan dan daging yang berlemak serta goreng-gorengan harus diabetes. Perbanyaklah mengkonsumsi sayur dan buah-buahan segar yang banyak mengandung serat.

Selanjutnya untuk penderita hipertensi juga harus berhati-hati dalam mengkonsumsi makanan yang berlemak tinggi dan bercita rasa asin. Beberapa makanan yang disajikan pada saat lebaran bisa memicu risiko hipertensi seperti gulai, opor, satai, dan kambing guling.

Bagi anda yang menderita penyakit asam urat juga harus menahan diri dari menu yang dihidangkan saat lebaran seperti jeroan (usus, limpa, paru, hati, jantung dan otak), juga kacang-kacangan, selain itu juga harus banyak meminum air putih karena air membantu mengeluarkan asam urat melalui urin.

Jadi, yang terpenting adalah kita harus pandai membatasi diri kita dari makan-makanan yang bisa membahayakan kesehatan kita sendiri. Apalagi jika kita memiliki riwayat penyakit, seperti diabetes, dan darah tingi atau hipertensi tentu kita tidak ingin penyakit yang pernah kita derita itu kambuh dan menjadi bertambah parah.

Selain itu menyantap makanan khas lebaran yang serba manis dan bersantan juga dapat menimbulkan masalah kesehatandi kemudian hari. Dan saatu hal yang harus diingat adalah berolahragalah dengan teratur dan banyak minum air puatih. Sumber : http://bundaananda.blogspot.com


One Response to Tetap Fit Setelah Lebaran

  1. isdiyanto says:

    selamat hari raya idul fitri,
    mohon maap lahir dan bathin,

    dengan modal ibadah selama bulan Ramadhan,
    kini saatnya kembali bekerja dengan hati yang baru,
    dengan perilaku yang baru yang lebih baik,
    semoga semakin semangat untuk bekerja kembali . . . .

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: